Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Wednesday, December 19, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Aneh! Harga Kopra Merosot, Padahal Kelapa Dalam Lebih Baik Daripada Sawit

Aneh! Harga Kopra Merosot, Padahal Kelapa Dalam Lebih Baik Daripada Sawit 

Ilustrasi minyak goreng dari produk turunan kelapa dalam. (net)

SULUTDAILY //  Manado – Polemik merosotnya harga kopra sebagai produk turunan kelapa dalam di Provinsi Sulawesi Utara yang dikenal dengan nama daerah Nyiur Melambai dikait-kaitkan dengan dominannya keberadaan minyak kelapa sawit di pasar tradisonal sampai mini market dan supermarket. Kenyataannya, memang saat ini lebih banyak kebun dan pabrik yang memproduksi kelapa sawit daripada kelapa dalam.

Ada banyak spekulasi bahwa banyak perusahaan lebih memilih sawit karena pengolahannya lebih mudah dan cepat serta tidak memerlukan banyak tenaga kerja selayaknya proses produksi membuat minyak kelapa dalam. Parahnya lagi ada anggapan bahwa perusahaan -yang tentu saja lebih erat hubungan dengan pemerintah- tidak lagi memikirkan kesehatan masyarakat karena ternyata minyak goreng dari kepala sawit cukup berbahaya bagi kesehatan.

Berbeda dengan minyak dari kelapa dalam, sebuah penelitian pada tahun 1981 di wilayah Polynesia tentang sumber energi primer dari minyak kelapa menyimpulkan bahwa keadaan kesehatan kardiovaskular penduduk di daerah itu sangat baik. Hasil itu menyatakan tentang minyak kelapa yag tidak membahayakan kesehatan. Fakta ini sama dengan apa yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, MS, jika asam lemak jenuh dikonsusmsi sewajarnya tidak akan membahayakan kesehatan.

Menurut tulisan itu bahwa lemak jenuh alami dalam minyak kelapa sebenarnya baik untuk kita dan memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang mendalam, seperti:

  • Meningkatkan kesehatan jantung.
  • Mendukung sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan tiroid .
  • Meningkatkan metabolisme.
  • Dapat menurunkan berat badan.

Dan didalam 50 persen lemak yang ada dalam minyak kelapa ditemukan asam yang disebut dengan asam laurat. Asam laurat ini didalam tubuh akan diubah menjadi monolarium yang memiliki anti-virus, anti-bakteri dan anti-protozoa. Dan zat ini tidak ditemukan pada minyak kelapa sawit.

Didalam minyak kelapa juga merupakan sumber terkaya asam lemak rantai sedang g (MCFAs), juga disebut media-trigliserida rantai atau MCT. MCT ini mudah dicerna dan langsung dibakar oleh hati untuk energi – seperti karbohidrat, tapi tanpa lonjakan insulin. MCT sebenarnya meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh menggunakan lemak untuk energi, sebagai lawan menyimpannya, sehingga benar-benar dapat membantu kita menjadi lebih ramping.

Dari berbagai informasi kedokteran dan peneliti yang ada bisa disimpulkan industri minyak goreng minyak kelapa lah yang paling baik. Jelas pula bahwa minyak kelapa adalah lebih baik dari minyak sawit.

Produk turunan lain dari kelapa yang sebenarnya bisa menjadi komoditi andalan Sulut adalah VCO. VCO kaya vitamin E dan mineral, yang tidak ada pada minyak kelapa biasa. Selain itu Virgin Coconut Oil sangat bagus untuk pelembab, karena memiliki banyak antioksidan daripada minyak kelapa biasa.

Tidak perlu peralatan yang mahal namun proses pengolahan memang panjang untuk menghasilkan VCO. Proses yang panjang itulah yang menyebabkan VCO mahal harganya.

Seperti diketahui selain Indonesia ada beberapa negara yang memiliki banyak tenaman kelapa dan sedang gencar memproduksi VCO, yaitu Filipina, Myanmar, Sri Lanka, India dan beberapa negara tropis lain. Negara-negara seperti Amerika, Eropa dan Cina adalah tujuan eksport produk turunan kelapa selama ini karena penduduk negara-negara maju ini selalu mengincar produk bergizi tinggi namun herannya mengapa harga kelapa dalam justru merosot dan keberadaan kebun kelapa sepertinya tidak berguna? (yr/berbagaisumber).